01 November, 2020

Download Al-Qur'an per Surat dalam Bentuk MP3 Full 30 Juz

SD Negeri Ngasem III :


Download MP3 Qu’ran Murattal Full 30 Juz, 114 surah, Oleh Imam Abdurahman As-Sudais.

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais atau lebih dikenal dengan Abdurrahman as-Sudais Lahir di Riyadh, Arab Saudi pada 10 Februari 1960, adalah Imam dan Khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

No.
Nama Surah
Abdurrahman As-Sudais
1
Al-Fatihah
2
Al-Baqarah
3
Al-Imran
4
An-Nisa’
5
Al-Ma’idah
6
Al-An’am
7
Al-A’raf
8
Al-Anfal
9
At-Taubah
10
Yunus
11
Hood
12
Yusuf
13
Ar-Ra’d
14
Ibrahim
15
Al-Hijr
16
An-Nahl
17
Al-Isra
18
Al-Kahf
19
Maryam
20
Ta­Ha
21
Al-Anbiya’
22
Al-Hajj
23
Al-Mu’minun
24
An-Nur
25
Al-Furqan
26
Ash-Shu’ara’
27
An-Naml
28
Al-Qasas
29
Al-’Ankabut
30
Ar­-Room
31
Luqman
32
As­-Sajdah
33
Al­-Ahzab
34
Saba’
35
Fatir
36
Ya­Sin
37
As-Saffat
38
Sad
39
Az-Zumar
40
Ghafir
41
Fussilat
42
Ash-Shura
43
Az-Zukhruf
44
Ad-Dukhan
45
Al-Jathiya
46
Al-Ahqaf
47
Muhammad
48
Al-Fath
49
Al-Hujurat
50
Qaf
51
Az-Zariyat
52
At-Tur
53
An-Najm
54
Al-Qamar
55
Ar-Rahman
56
Al-Waqi’ah
57
Al-Hadid
58
Al-Mujadilah
59
Al-Hashr
60
Al-Mumtahinah
61
As-Saff
62
Al-Jumu’ah
63
Al-Munafiqun
64
At-Taghabun
65
At-Talaq
66
At-Tahrim
67
Al-Mulk
68
Al-Qalam
69
Al-Haqqah
70
Al-Ma’arij
71
Nooh
72
Al-Jinn
73
Al-Muzzammil
74
Al-Muddaththir
75
Al-Qiyamah
76
Al-Insan
77
Al-Mursalat
78
An-Naba’
79
An-Nazi’at
80
‘Abasa
81
At-Takwir
82
Al-Infitar
83
Al-Mutaffifin
84
Al-Inshiqaq
85
Al-Buruj
86
At-Tariq
87
Al-A’la
88
Al-Ghashiyah
89
Al-Fajr
90
Al-Balad
91
Ash-Shams
92
Al-Lail
93
Ad-Duha
94
Ash-Sharh
95
At-Tin
96
Al-’Alaq
97
Al-Qadr
98
Al-Baiyinah
99
Az-Zalzalah
100
Al-’Adiyat
101
Al-Qari’ah
102
At-Takathur
103
Al-’Asr
104
Al-Humazah
105
Al-Fil
106
Quraish
107
Al-Ma’un
108
Al-Kauthar
109
Al-Kafirun
110
An-Nasr
111
Al-Masad
112
Al-Ikhlas
113
Al-Falaq
114
An-Nas
Download juga
Al-Qur’an per Juz dan 30 Juz dalam Bentuk Format pdf
Download juga
Mp3 Al Qur'an per Juz Al Qur'an Full 30 Juz

Mengenal Lebih Dekat dengan Kamus Tesaurus


Kamus Tesaurus

Kita sudah lama mengenal kamus. Sejak kita duduk dibangku sekolah dasar sudah diperkenalkan dan mempelajari apa itu kamus dan cara menggunakan serta cara mencari kosa kata-kosa kata dalam kamus. Kamus-kamus yang sudah kita kenal adalah kamus bahasa indonesia, KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) atau pun kamus saku kecil yang kita miliki ketika masih sekolah.
Sejak dikumandangkan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia makin meluas ke berbagai bidang kehidupan, bahkan berpeluang menjadi bahasa ilmu pengetahuan. Peluang itu makin nyata setelah bahasa Indonesia diangkat sebagai bahasa negara (UUD 1945, Pasal 36) yang menempatkan bahasa itu sebagai bahasa resmi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan bahasa pengantar pendidikan serta bahasa dalam pengembangan ilmu dan teknologi. Untuk itulah, diperlukan pengembangan kosakata bahasa Indonesia dalam berbagai bidang ilmu, terutama untuk kepentingan pendidikan anak bangsa.
Kekayaan kosakata suatu bahasa dapat menjadi indikasi kemajuan peradaban bangsa pemilik bahasa itu karena kosakata merupakan sarana pengungkap ilmu dan teknologi serta seni. Sejalan dengan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia dari waktu ke waktu, perkembangan kosakata terus menunjukkan kemajuan. Kemajuan itu makin dipacu oleh perkembangan teknologi informasi yang mampu menerobos batas ruang dan waktu. Dalam perkembangan yang begitu cepat telah tersedia Kamus Bahasa Indonesia yang memuat kosakata bahasa Indonesia. Sebagaimana kita ketahui, kamus itu membantu pengguna bahasa dalam memahami makna kata. Sebaliknya, pengguna bahasa telah memiliki konsep, tetapi dia tidak menemukan kata yang tepat untuk mengungkapkan konsep itu. Nah, di situlah diperlukan tesaurus. Kini Pusat Bahasa telah mengeluarkan tesaurus bahasa Indonesia yang disusun berdasarkan penelitian dalam berbagai ranah penggunaan bahasa Indonesia. Tesaurus ini menyediakan deret kata yang memiliki makna yang sama atau mendekati kesamaan.
Penerbitan Tesaurus Bahasa Indonesia Pusat Bahasa ini dapat membantu pengguna bahasa Indonesia dalam mengungkapkan pikiran, gagasan, pengalaman, dan perasaannya ke dalam bahasa Indonesia yang tepat. Atas penerbitan Tesaurus ini saya menyampaikan terima kasih kepada para penyusun yang telah melakukan penelitian, pengolahan, dan akhirnya penyajian dalam bentuk buku ini.

PETUNJUK PEMAKAIAN
TESAURUS ALFABETIS PUSAT BAHASA

Tesaurus

Kata tesaurus berasal dari kata thesauros, bahasa Yunani, yang bermakna ‘khazanah’. Lambat laun, kata tersebut mengalami perkembangan makna, yakni ‘buku yang dijadikan sumber informasi’. Tesaurus berisi seperangkat kata yang saling bertalian maknanya. Pada dasarnya, tesaurus merupakan sarana untuk mengalihkan gagasan ke dalam sebuah kata, atau sebaliknya. Oleh karena itu, lazimnya tesaurus disusun berdasarkan gagasan atau tema. Namun, untuk memudahkan pengguna dalam pencarian kata, penyusunan tesaurus pun berkembang, kini banyak tesaurus yang dikemas berdasarkan abjad. Tesaurus dibedakan dari kamus. Di dalam kamus dapat dicari informasi tentang makna kata, sedangkan di dalam tesaurus dapat dicari kata yang akan digunakan untuk mengungkapkan gagasan pengguna. Dengan demikian, tesaurus dapat membantu penggunanya dalam mengungkapkan atau mengekspresikan gagasan sesuai dengan apa yang dimaksud. Misalnya, pencarian kata lain untuk kata hewan, pengguna tesaurus dapat mencarinya pada tema hewan.
hewan n binatang, dabat, fauna, sato, satwa
Sederet kata yang terdapat pada lema hewan tersebut menunjukkan bahwa kata tersebut bersinonim sehingga dapat saling menggantikan sesuai dengan konteksnya. Tesaurus ini berguna dalam pengajaran bahasa sehingga dapat dimanfaatkan oleh pengajar dan pelajar. Di dalam tesaurus ini, pada sebagian lema dicantumkan pula antonimnya, dengan label ant.

haram a 1 gelap (ki), ilegal, liar, pantang, sumbang, tabu, terlarang; 2 mulia, suci;
ant 1 halal
mengharamkan v melarang, memantang, mencegah, menegah, menolak;
ant menghalalkan
pengharaman n pencegahan, pelarangan, penegahan;
ant penghalalan
jaka n bujang, cowok (cak), jejaka, lajang, laki-laki, pemuda, perjaka, teruna ant dara

Kesinoniman dalam lema-lema disusun berdasarkan abjad. Lema-lema itu merupakan lema yang memiliki kesamaan makna yang berjalinan di antara kata dasar, kata turunan, dan kelompok kata atau frasa. Lema yang bersinonim digunakan tanda koma (,). Lema yang bersinonim mencakup kata-kata dari ragam baku, ragam percakapan sehari-hari, kontemporer, ataupun arkais. Di dalam tesaurus ini hanya label ragam percakapan dan kiasan yang dicantumkan, sedangkan label ragam yang lain tidak. Hal itu dilakukan agar kata-kata dapat dimanfaatkan kembali dalam percakapan sehari-hari.
Dalam tesaurus ini, hiponim dicantumkan pula karena di dalam tesaurus lazimnya memuat makna yang saling bertalian. Dengan demikian, pengguna dapat dengan mudah memperoleh kata yang tepat sesuai dengan yang dikehendaki sehingga pengguna dapat memanfaatkan kata itu untuk keperluan pragmatis.

jahit v bordir, jelujur, kelim, obras, tisik, setik, sulam, suji, tekat

Satuan leksikal bordir, jelujur, kelim, dan seterusnya merupakan hiponim dari lema jahit.

Akronim yang sudah lazim disertakan pula sebagai lema dalam tesaurus ini karena
akronim tersebut sudah menjadi hal biasa dan sering digunakan dalam komunikasi seharihari.

radar n pencari, pengesan, peninjau

Singkatan
a          adjektiva
adv      adverbia
ant       antonim
cak       cakapan
dsb       dan sebagainya
ki         kiasan
n          nomina
num    numeralia
p          partikel
pron    pronomina
v          verba

Klik link di bawah ini, Kamus Tesaurus dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
  • 1. KAMUS TESAURUS (5544 KB)


  • Unduh juga KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA di bawah ini
  • 2. Kamus Besar Bahasa Indonesia(1844 KB)
  • 31 Oktober, 2020

    Rapor Mutu SD Negeri Ngasem III Kecamatan Ngasem Tahun 2019


    Proses Pemetaan mutu pendidikan setiap tahun terus berlangsung. Pemetaan mutu di maksudkan untuk melihat bagaimana kelebihan dan kekurangan dari sekolah dengan instrumen PMP yang di input dalam Aplikasi PMP bersamaan dengan pengisian data sekolah di aplikasi Dapodik. Namun sampai sekarang masih banyak sekolah yang mengalami kebingungan dengan pemanfaatan dari rapor mutu yang sudah mereka peroleh.

    Rapor Mutu SD Negeri Ngasem III Tahun 2019 mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2018.

     

    Analisis Hasil Pemetaan Mutu Pendidikan

    Hasil PMP yang sudah di lakukan harus di analisis untuk di ketahui kelemahan dan kelebihan yang sudah di miliki sekolah. Pemetaan baru merupakan langkah awal dalam siklus penjaminan mutu internal. Setelah pemetaan memunculkan rapor mutu kemudian di lakukan perencanaan. Dalam rapor PMP akan terlihat deretan angka angka dari 0 s.d 7. Semakin tinggi artinya semakin baik capaian SNP sekolah demikian sebaliknya. Dalam keadaan capaian sekolah rendah semua maka di butuhkan skala prioritas pencapaian dan disusun dalam RKS yang di jabarkan dalam RKT. Perencanaan 4 tahunan disusun dengan mengacu kepada rencana strategis dinas pada tiap daerah. RKT dengan di dukung RKAS akan mewujudkan program setiap tahunnya.

    Nilai capaian SNP yang masih rendah atau berwarna merah di Rapor Mutu PMP memerlukan tindakan. Berdasarkan analisa akan dapat di temukan akar masalah yang menjadi sebab dari kelemahan yang timbul. Jangan sampai terjadi kita memecahkan masalah yang bukan akar masalah, apalagi sampai membuatkan program hal yang bukan merupakan masalah. Hal ini juga menjadi pokok penekanan kenapa dalam pengisian instrumen PMP harus sevalid mungkin, agar jangan sampai muncul program yang bukan masalah sekolah. Pasca perencanaan kemudian di lakukan implementasi pelaksanaan program yang sudah di susun berdasarkan anggaran yang tersedia.

    Manfaat Rapor Mutu Hasil PMP bagi Sekolah

    Rapor Mutu PMP sangat penting bagi sekolah dan daerah karena berbasis data tersebut dapat di susun perencanaan program sekolah dan daerah.

    1. Pemanfaatan Peta Mutu Untuk Perencanaan Program Peningkatan Mutu, Perencanaan Pelatihan, Perencanaan Kurikulum.
    Rapor mutu dari hasil Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) membantu untuk mengidentifikasi masalah, penilaian program dan pencapaian sasaran. Sekolah dapat mengidentifikasikan kelebihan serta kekurangannya sendiri dan merencanakan pengembangan ke depan. Memperkuat budaya evaluasi kelembagaan dan analisis-diri. Mendorong sekolah untuk meninjau kembali kebijakan yang telah usang. Memberi informasi tentang status sekolah dibandingkan dengan sekolah lain. Sekolah dapat memiliki data dasar yang akurat sebagai dasar untuk pengembangan dan peningkatan di masa mendatang Sekolah dapat mengidentifikasikan peluang dan tantangan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

    2.  Hasil PMP dapat dimanfaatkan untuk membuat program peningkatan mutu pendidikan melalui BOS dalam rangka penjaminan mutu pendidikan.

    3.  Hasil PMP dapat dimanfaatkan untuk mendorong sekolah guna meningkatkan mutu sebagai persiapan menghadapi akreditasi atau sistem penjaminan mutu eksternal.

    4.   Sekolah dapat memberikan laporan formal kepada pemangku kepentingan demi meningkatkan akuntabilitas sekolah.

    5.  Hasil PMP dapat dimanfaatkan sebagai ukuran jaminan mutu layanan pendidikan sebagai bentuk akuntabilitas bagi masyarakat.

    6.  Hasil PMP dapat dimanfaatkan untuk menciptakan budaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah secara berkelanjutan.

    7.  Pemanfaatan untuk Perencanaan Sarana dan Prasarana.

    Berdasarkan rapor mutu dapat di susun perencanaan pemenuhan sarana prasarana di sekolah. Dapat di susun pemenuhan secara bertahap tahun demi tahun sesuai capaian PMP.

    Berdasarkan rapor mutu dapat di susun perencanaan pemenuhan sarana prasarana di sekolah. Dapat di susun pemenuhan secara bertahap tahun demi tahun sesuai capaian PMP. 

    Manfaat Rapor Mutu Hasil PMP bagi Pemerintah

    1.   Menyediakan data dan informasi yang penting untuk perencanaan, pembuatan keputusan dan perencanaan anggaran pendidikan

    2.   Menyajikan data akurat pencapaian 8 SNP

    3.   Mengidentifikasikan jenis dukungan yang dibutuhkan terhadap sekolah

    4. Mengidentifikasikan keberhasilan sekolah berdasarkan berbagai indikator pencapaian sesuai dengan SNP

    5.  Sebagai dasar pertimbangan dalam penyusunan perencanaan,analisis kebutuhan sekolah, analisis kebutuhan program pendidikan

    6.  Untuk menganalisis kinerja bidang pendidikan

    7.  Memberikan gambaran mutu sekolah yang merupakan cerminan dari totalitas keadaan dan karakteristik masukan, proses dan luaran atau layanan sekolah

    PMP memberikan manfaat yang besar bagi upaya peningkatan mutu di sekolah dan daerah karenanya sudah seharusnya proses pengisian PMP yang setiap tahun di laksanakan dapat di lakukan dengan sebaik baiknya. Hal ini demi menjamin keterlaksanaan upaya upaya meningkatkan 8 Standar Nasional Pendidikan secara berkesinambungan. 

    Berikut rapor mutu Negeri Ngasem III Kecamatan Ngasem Tahun 2019 

    Silakan download dokumen Rapor mutu pada link di bawah ini:
  • Rapor Mutu SDN Ngasem III-pdf
  • Rapor Mutu SDN Ngasem III-excel